Landing page konser dan event
Saat nama konser naik di Google, orang cari tanggal, venue, dan cara beli tiket. Satu halaman dengan satu tombol lebih kepakai daripada homepage perusahaan yang memuat semua.

Apa yang dicari orang saat nama konser naik?
Tanggal, venue, harga atau sold out, cara beli. Pencarian konser Jakarta dan GBK naik dalam hitungan jam. Homepage perusahaan yang memuat semua tidak menjawab itu.
Landing page event: satu tujuan, satu tombol. Teks di HTML, load di HP, tautan bayar atau WhatsApp yang dites dari nomor lain.
Halaman harus live sebelum spike
Rilis seminggu setelah nama ramai, sudah ketinggalan. Siapkan dulu: tanggal, poster yang tidak 4MB, FAQ tiket, tautan resmi. Update sold out di halaman yang sama, jangan bikin URL baru.
Widget tiket yang autoplay video plus chat mengambang: orang cabut di jaringan biasa. Satu jalur beli cukup.
Setelah event selesai
Jangan hapus halaman. Redirect atau tulis ‘event selesai’ plus tautan berikutnya. Google masih kirim orang ke URL lama berbulan-bulan.
Kalau ini event rutin, Magitek kerjakan template yang tinggal ganti tanggal. Pola yang sama dipakai di pendaftaran event lari.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa itu landing page event?
Satu halaman, satu tujuan: tanggal, venue, harga atau sold out, tombol beli. Bukan homepage perusahaan yang memuat semua.
Kapan halaman konser harus live?
Sebelum nama naik di Google, bukan seminggu kemudian. Spike pencarian konser Jakarta dan GBK datang dalam jam.
Halaman event boleh dihapus setelah selesai?
Jangan. Google masih kirim orang ke URL lama. Tulis event selesai, atau redirect ke event berikutnya.
