Kapan kamu butuh web app, bukan landing page
Landing page jualan. Web app dipakai tiap hari. Bedanya kelihatan dari siapa yang buka halaman itu.

Bedanya siapa yang buka halaman itu
Landing page cocok buat kampanye: satu tujuan, satu tombol, selesai. Company profile cocok buat cerita brand. Web app masuk kalau tim kamu buka sistem itu setiap hari, bukan sekali sebulan.
Tanda butuh web app: laporan masih dirakit di spreadsheet, status kerja lewat chat group, atau akses data tidak ketat. Itu bukan masalah desain. Itu masalah alur kerja.
Mulai dari proses, baru layar
Kami mulai dari proses yang sudah jalan. Siapa input, siapa approve, siapa cuma lihat. Baru layar. Kalau urutan ini dibalik, hasilnya demo bagus yang tidak dipakai.
Keamanan dan jejak aktivitas ikut dari awal. Internal tool tanpa kontrol akses cepat berantakan. Yang boleh lihat angka, hanya yang memang harus lihat.
Website dan aplikasi dalam satu tim
Banyak bisnis di Jakarta butuh keduanya: wajah publik dan sistem internal. Kalau dikerjakan vendor terpisah, data dan desain cepat tidak nyambung.
Jasa pembuatan website dan aplikasi yang satu tim memotong bolak-balik itu. Situs jualan dan tool operasional bisa berbagi bahasa, akses, dan support.
