Checkout toko online yang tidak ditinggal di tengah jalan
Traffic promo tidak ada artinya kalau orang capek isi form. Perpendek alur bayar dulu.

Ramai di analytics, sepi di pembayaran
Hari promo sering kelihatan ramai di analytics, lalu sepi di pembayaran. Bukan selalu karena harga. Sering karena checkout minta terlalu banyak, atau gagal di HP.
Sebelum menambah iklan, dudukin satu orang yang belum pernah belanja di tokomu. Suruh bayar dari HP. Catat di langkah mana mereka berhenti.
Alur yang kami kejar: tiga langkah
Keranjang, data kirim, bayar. Akun wajib, kupon yang error, dan form alamat yang berlapis, itu yang paling sering bikin orang cabut.
Payment gateway harus siap sebelum campaign. Tes transfer, kartu, dan e-wallet di HP sungguhan, bukan cuma di desktop kantor. Kalau gagal bayar, pesan errornya harus manusiawi.
Stok yang nyambung, atau fulfillment yang kacau
Kalau angka di toko beda dengan gudang, checkout bisa lolos tapi fulfillment kacau. Sinkron ke ERP atau sheet yang dipakai ops, supaya sale day tidak jadi hari komplain.
Jasa pembuatan website toko online yang beres biasanya kelihatan di belakang layar: order masuk, kurir terpilih, stok terpotong, tanpa chat group yang panik. Pembayaran QRIS dibahas di QRIS di checkout.
